***LABEL***

10 Apr 2011

Cintaku Tersimpan Dilemari

“Sudahlah ana, lupakan dia,kemal tidak akan menghubungi km lgi..percaya q!!”

“enggak,q masih percaya dia ,q ingin menunggunya lgi dia pasti menghubungi q ,dia pasti akan mengucapkan selamat tahun baru padaku..” kata q tegas

“yasudah itu terserah kmu..!! ana dan hati kecilnya terus beradu untuk meyakinkan hatinya.

berkali kali ia melihat handphonenya kemudian menchargenya kembali,siapa tahu saat kemal mencoba menghubunginya,ternyata hpnya tak dapat dihubungi karena dalam keadaan lowbat.Tapi tetap saja tak ada tanda-tanda kemal menghubungi ana walaupun baterai di handphone nya terisi penuh.kini waktu hampir menunjukkan pukul 23.55 wib,padahal ana sudah menunggunya sejak sore tadi.saat hari belum gelap.

"Kemal km dimana??lihatlah q,q rindu kmu"bisik ana pada sang malam.



Diluar sana terlihat ramai sekali oleh suara petasan.sepertinya disetiap sudut gang terdengar suara gemuruh petasan,seakan akan dunia ini sedang mengalami perang dunia II seperti saat jepang membombardir negara AS dipearl harbour secara habis habisan dan kepulan asap terlihat di mana mana,tp sepertinya teriakan disini bukan teriakan ketakutan ataupun tangisam melainkan teriakan bahagia dan canda tawa warga komplek itu.

terlihat kembang api dan petasan dinyalakan,sungguh indah,memang pemandangan yang sangat indah malam ini.tapi bagiku tak indah melainkan biasa saja.karena keindahan itu tak ada tak datang dan tak mengucapkan selamat tahun baru padaku.

semua ini semakin tak berarti ketika waktu menunjukan pukul 00.00 kemal tak juga menghubungiku.

aku tersenyum kecut melihat diriku sendiri dan pasti hati kecilku sedang mentertawakan aku.dan terus mengejek kebodohanku.

”sudah ku bilang kan kemal tidak akan menghubungimu lgi apalagi datang menemuimu,sungguh naif dirimu”

“sudah diam kau,q lelah ,q ingin tidur”

ana pergi meninggalkan smua keramaian itu lalu terlelap dalam mimpi.





…………………………………………***……………………………………



“seandainya kau tau q akan selalu sayang,jangan pernah engkau lupakan kenangan pernah kenal dengan q selama ini”

“q tak akan pernah melupakan kmu rif,apalagi kenangan ini,,tidak..tidak akan”

Balas ku padanya

"andaikan q bukan milik siapapun,kmu pasti mau denganku kan ana??"

"huuuuhhhh knpa km bilang begitu ....................."



………………………………………***…………………………………..



“sudah kubilang ana,km jangan mencintai kemal ,berteman sajalah sama dia”

“q juga gak tau cz rasa itu datang dengan sendirinya dan q gak bisa menolaknya dari hatiku fit..”

"mungkin karena q terpesona dengan dirinya saat pertemuan pertama kali dengannya atau entahlah sejak kapan q merasakan sesuatu yang berbeda pada dirinya,aku tak tahu dan aku lupa"



………………………..***……………………………………………………



“aku memang lagi malas sms ,sibuk dan tak sempat”

“tapi kenapa mal ?tanya q penuh harap

kemal tak kunjung membalasnya yang berarti dia tak ingin lagi melanjutkan hubungan yang lebih dekat dengan ana.





…………………..***…………………………………………………………..

pagi ini aku harus cepat-cepat pergi kebank,karena harus membayar pendaftaran USM STAN.q pergi kesalah satu bank swasta yang ada di bilangan jakarta.Disana terlihat begitu megahnya bangunan itu.Perlahan tapi pasti q melangkah untuk memasukinya,mataku pun langsung tertuju pada salah seorang teller disana,lalu kuhampiri tanpa memperdulikan siapa pun yg ada didalam ruangan itu untuk mengambil nomor urut.saat q menghampiri tempat untuk nomor urut itu tiba2 q melihat seorang lelaki yang pernah kukenal sebelumnya sedang duduk ditempat nomor antrian dan sepertinya dia pun melihatku,aku bergegas tak memperdulikannya dan pura2 untuk tidak melihatnya.Tapi usahaku sia sia karena stelah berhasil mengambil nomor urut itu q terpaksa harus menuju tempat menunggu antrian.

"Kemal" bisikku dalam hati

Dia tersenyum ramah begitu pula aku,dan aku pun duduk disebelahnya.walaupun diantara kita terlihat belum ada yg siap untuk bertemu dan bertatap muka seperti ini .

Tak henti-hentinya jantungku terus berdegub kencang,seakan-akan seluruh kerangka dalam tubuh ku ini akan melepas satu persatu.

"Ya Alloh tolonglah aku" bisikku

"selanjutny Nomor urut 14"kata seorang penjaga bank itu,untuk menghentikan obrolan kami.

"Sepertinya itu q,duluan ya?"kataku padanya

"oke"

"see U"

setelah selesai melakukan transaksi dengan pihak teller q bergegas meninggalkan tempat itu.dan kembali kutemui kemal.

"jadi kan anterin q pulang?"

lalu dia mengantarku pulang sampai kerumah.



"maafkan aku ana,sekarang aku sudah dengan yang lain" seperti itulah kira-kira ekspresi yg terbaca diwajahnya

"iya q tahu n q mengerti,mungkin rasa ini selamanya akan kupendam dalam hati dan tak akan pernah kuungkapkan" bisik nya dalam hati





.........***.................................



Ana terus memperhatikan kotak kecil itu,kotak yang ingin dia berikan pada kemal beberapa bulan yang lalu,ketika kemal merayakan hari lahirnya.Berhari hari ana terus bersabar menunggunya ,mencoba untuk mengerti aktivitas dan kesibukannya.Walaupun hati kecilnya selalu menolak dan sakit karena rindu yang tersimpan dan terpendam.

tapi ana terus mencoba mempercayai hatinya,percaya bahwa dia merasakan hal yang sama dengannya,yaitu perasaan rindu dan cinta yang belum sempat terungkapkan.Percaya bahwa dia akan datang dan mengatakan betapa rindunya dia padaku.dan terus menanti hari hari special bersama dengannya lagi.



waktu pun cepat berlalu dari hari kehari berganti minggu keminggu bahkan tak terasa sudah melewati 4 tahun lebih dia menunggu sesuatu yang tak pasti.Menunggu setiap hari sabtu dan minggu di rumahnya,barangkali kemal akan datang untuk menemuiya.tapi sepertinya semua itu telah sia sia karena pada akhirnya setiap penantian ana ,kemal tak pernah datang untuk menemuinya.



"bukankah dirimu sendiri kan ana,yg rela menggadaikan cintamu pada kemal demi kesembuhan kemal waktu itu,dan Alloh sudah mengabulkan permohonanmu,seharusnya kamu senang dan gak bole mengeluh lagi,dan seharusnya kamu bahagia melihat dia bersama yang lain" kata hatinya

"iya ,tapi tolong bantu q untuk mengikhlaskan cintanya"





kini ana sadar bahwa cinta kemal memang bukan untuk dirinya melainkan untuk wanita lain yang jauh berada diluar sana dan tak pernah tahu siapa orangnya.dan dia hanya mengharapkan suatu saat akan ada cinta sejati yang bisa mengambil lambang cintanya yang tersimpan dilemari.Lalu memberikan kotak kecil itu untuk lambang cinta sejatinya…



Saat terdiam tiba-tiba salah seorang sahabatnya menghampirinya..

"ana,kau tahu apa yg dikatakan kemal kemaren padaku?"

"tidak" jawab ana pasrah sambil menggelengkan kepala dan terlihat lesu

"sebenarnya,wanita yg dicintai kemal selama ini adalah kmu,wanita yg bernama ANA ,dia bersama wanita itu karena dia fikir kmu tidak mencintainya"


……………………………The end………………………………………………

Tidak ada komentar:

Posting Komentar